Penggaruk, Salah Satu Alat Penangkapan Ikan

PENGGARUK
oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.
1 Januari 2026

A. Definisi
Penggaruk (dredges) adalah alat tangkap yang digunakan untuk menangkap biota dasar perairan seperti kerang, teripang, dan ikan dasar lainnya.

B. Bagian-Bagian
 Penggaruk terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
1. Rangka (Frame): Bagian penggaruk yang terbuat dari besi atau kayu, berfungsi sebagai kerangka utama.
2. Jaring (Net): Bagian penggaruk yang terbuat dari jaring, berfungsi untuk menangkap biota dasar.
3. Pemberat (Sinker): Pemberat yang dipasang di bagian bawah penggaruk, berfungsi untuk menjaga penggaruk tetap tenggelam.
4. Tali Tarik (Hauling Rope): Tali yang digunakan untuk menarik penggaruk.

C. Cara Pengoperasian
1. Kapal penggaruk akan mencari lokasi yang kaya akan biota dasar.
2. Penggaruk akan diturunkan ke dalam air dan ditarik oleh kapal.
3. Penggaruk akan menggaruk dasar perairan, sehingga biota dasar akan tertangkap di dalam jaring.
4. Penggaruk akan diangkat ke atas kapal, dan biota dasar akan dipindahkan ke dalam palka kapal.

D. Jenis-jenis Penggaruk
1. Penggaruk Kapal (Vessel Dredge): Penggaruk yang dioperasikan oleh kapal, digunakan untuk menangkap biota dasar di perairan dalam.
2. Penggaruk Tangan (Hand Dredge): Penggaruk yang dioperasikan secara manual, digunakan untuk menangkap biota dasar di perairan dangkal.
3. Penggaruk Mekanis (Mechanical Dredge): Penggaruk yang dioperasikan secara mekanis, digunakan untuk menangkap biota dasar di perairan dalam.

E. Kelebihan
1. Dapat menangkap biota dasar dalam jumlah besar.
2. Efektif untuk menangkap biota dasar yang hidup di perairan dangkal.
3. Dapat digunakan di perairan yang berbeda-beda.

F. Kekurangan
1. Dapat merusak habitat laut jikla tidak dioperasikan dengan benar.
2. Dapat menangkap biota dasar yang tidak diinginkan.
3. Memerlukan biaya operasional yang tinggi.

G. Contoh Penggunaan
Penggaruk banyak digunakan di perairan Indonesia, terutama di daerah pantai utara Jawa dan Sumatra. Penggaruk juga digunakan di perairan Eropa dan Amerika Utara untuk menangkap kerang dan biota dasar lainnya.

H. Regulasi
Penggaruk diatur oleh regulasi perikanan internasional dan nasional untuk mencegah overfishing dan kerusakan habitat laut. Beberapa negara telah melarang penggunaan penggaruk di perairan mereka karena kekhawatiran akan dampak lingkungan.



DAFTAR PUSTAKA
1. Andrianto, T. (2020). Alat Penangkap Ikan Tradisional dan Modern: Harmoni Antara Kearifan Lokal dan Teknologi. Yogyakarta, Pustaka Pelajar.
2. Suryadi, I. (2015). Teknologi Penangkapan Ikan. Jakarta, Erlangga.
3. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. (2020). Vol. 26, No. 1. Jakarta, Pusat Riset Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
4. FAO (Food and Agriculture Organization). (2018). The State of World Fisheries and Aquaculture. Roma, FAO.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Metatesis Dalam Fonologi Bahasa Indonesia

Mengenal Nama Sayuran Dalam Bahasa Arab

Proses Asimilasi Dalam Fonologi Bahasa Indonesia