Sejarah Ilmu Industri Peternakan







oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.
Senin, 26 Januari 2026


A. Sejarah Ilmu Industri Peternakan pada Awal Mula (10.000 SM - 500 SM)

Awal mula ilmu industri peternakan dimulai pada masa Neolitikum, sekitar 10.000 tahun yang lalu, ketika manusia mulai menjinakkan hewan liar seperti kambing. Pada masa ini, peternakan masih bersifat tradisional dan dilakukan secara manual.

a. Perkembangan Peternakan pada Awal Mula
- Peternakan dimulai di wilayah Bulan Sabit Subur (Fertile Crescent), yang mencakup wilayah Irak, Iran, Turki, dan Suriah saat ini.
- Manusia menjinakkan hewan liar seperti kambing, domba, dan sapi untuk mendapatkan daging, susu, dan kulit.
- Peternakan juga digunakan sebagai sumber tenaga kerja untuk pertanian dan transportasi.

b. Teknik Peternakan pada Awal Mula
- Peternakan pada awal mula dilakukan secara manual, dengan menggunakan tangan dan alat sederhana.
- Manusia menggunakan teknik seperti penggilingan dan pengeringan untuk mengolah hasil peternakan.
- Peternakan juga dilakukan secara nomaden, dengan manusia berpindah-pindah untuk mencari padang rumput dan air.

c. Pengaruh Peternakan pada Awal Mula
- Peternakan pada awal mula memiliki pengaruh besar pada kehidupan manusia, seperti:
- Meningkatkan ketersediaan makanan dan sumber daya.
- Meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan manusia.
- Memungkinkan manusia untuk membangun permukiman dan mengembangkan masyarakat.


B. Sejarah Ilmu Industri Peternakan pada Perkembangan Peternakan (500 SM - 1800 M)
Pada periode ini, peternakan mengalami perkembangan yang signifikan, baik dalam hal teknik, teknologi, maupun pemanfaatannya.

a. Perkembangan Peternakan pada Masa Kuno (500 SM - 500 M)
- Pada masa kuno, peternakan mulai berkembang di wilayah Mediterania, Asia, dan Afrika.
- Peternakan menjadi salah satu sumber utama makanan dan bahan baku untuk industri tekstil.
- Teknik peternakan seperti penggilingan dan pengeringan mulai digunakan secara luas.
- Peternakan juga digunakan sebagai sumber tenaga kerja untuk pertanian dan transportasi.

b. Perkembangan Peternakan pada Masa Abad Pertengahan (500 M - 1500 M)
- Pada abad pertengahan, peternakan mulai berkembang di Eropa, terutama di wilayah Inggris dan Perancis.
- Peternakan menjadi salah satu sumber utama makanan dan bahan baku untuk industri tekstil.
- Teknik peternakan seperti penggilingan dan pengeringan mulai digunakan secara luas.
- Peternakan juga digunakan sebagai sumber tenaga kerja untuk pertanian dan transportasi.

c. Perkembangan Peternakan pada Masa Modern Awal (1500 M - 1800 M)
- Pada masa modern awal, peternakan mulai berkembang di Eropa, terutama di wilayah Inggris dan Perancis.
- Peternakan menjadi salah satu sumber utama makanan dan bahan baku untuk industri tekstil.
- Teknik peternakan seperti penggilingan dan pengeringan mulai digunakan secara luas.
- Peternakan juga digunakan sebagai sumber tenaga kerja untuk pertanian dan transportasi.

d. Pengaruh Perkembangan Peternakan
- Perkembangan peternakan memiliki pengaruh besar pada kehidupan manusia, seperti:
- Meningkatkan ketersediaan makanan dan sumber daya.
- Meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan manusia.
- Memungkinkan manusia untuk membangun permukiman dan mengembangkan masyarakat.


C. Sejarah Ilmu Industri Peternakan pada 1800 M - 1950 M
Pada abad ke-19, ilmu industri peternakan mulai berkembang pesat dengan adanya Revolusi Industri. Berikut adalah beberapa perkembangan penting dalam sejarah ilmu industri peternakan pada periode 1800 M - 1950 M:

a. Perkembangan Teknologi
- Penemuan mesin penggiling dan pengering memungkinkan produksi pakan ternak yang lebih efisien.
- Penemuan vaksin dan antibiotik memungkinkan pengendalian penyakit pada ternak.
- Penemuan inseminasi buatan memungkinkan perbaikan genetik pada ternak.

b. Perkembangan Ilmu Pengetahuan
- Penemuan Gregor Mendel tentang genetika memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang pewarisan sifat pada ternak.
- Penemuan Charles Darwin tentang evolusi memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang adaptasi dan seleksi pada ternak.
- Penemuan ilmuwan seperti Louis Pasteur dan Robert Koch memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang penyakit pada ternak.

c. Perkembangan Industri Peternakan
- Industri peternakan mulai berkembang pesat di Amerika Serikat dan Eropa.
- Peternakan mulai menggunakan teknologi modern seperti mesin dan kimia untuk meningkatkan produksi.
- Industri peternakan mulai mengembangkan sistem produksi yang lebih efisien dan terintegrasi.

d. Perkembangan Organisasi Peternakan
- Organisasi peternakan seperti American Society of Animal Science (ASAS) dan Food and Agriculture Organization (FAO) mulai didirikan.
- Organisasi-organisasi ini memungkinkan pertukaran informasi dan kerjasama antara ilmuwan dan peternak.


D. Sejarah ilmu industri peternakan pada 1950 M - sekarang 

a. Periode Awal (1950-1960)
Pada tahun 1950, Universiteit van Indonesie diubah namanya menjadi Universitas Indonesia, sedangkan Faculteit voor Landbouw Wetenschappen diubah namanya menjadi Fakultas Pertanian dan Faculteit voor Diergeneeskunde menjadi Fakultas Kedokteran Hewan. Pada saat itu, jurusan di Fakultas Pertanian ditata kembali menjadi Jurusan Sosial Ekonomi, Pengetahuan Alam dan Jurusan Kehutanan ¹.

b. Pendirian Fakultas Peternakan (1960-1970)
Pada tahun 1960, dilakukan pengembangan Fakultas Kedokteran Hewan menjadi Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan. Sejak tahun tersebut dibuka dua minat studi yaitu Minat Kesehatan Hewan dan Peternakan. Pada tahun 1963, Fakultas Peternakan secara resmi berdiri dengan dua jurusan, salah satunya Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak (INMT) ¹ ².

c. Perkembangan Kurikulum (1970-2000)
Pada tahun 1975, Fakultas Peternakan IPB mulai menawarkan Program Pendidikan Akademik Stratum 2 dan 3 (S2 dan S3) dalam ilmu peternakan. Pada tahun 1996, Program Studi Peternakan dikembangkan menjadi empat program studi; Nutrisi dan Makanan Ternak, Produksi Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan, dan Teknologi Hasil Ternak ¹ ³.

d. Perkembangan Modern (2000-sekarang)
Pada tahun 2005, Jurusan INMT berubah menjadi Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP). Pada tahun 2007, diterapkan Kurikulum Major-Minor di IPB sehingga Program Studi NMT berubah menjadi Program Major Nutrisi dan Teknologi Pakan (NTP). Saat ini, Fakultas Peternakan IPB memiliki program sarjana, magister, dan doktoral dalam ilmu peternakan ¹ ².


DAFTAR PUSTAKA
Pond, W. G., & Pond, H. J. (2000). Introduction to Animal Science. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Metatesis Dalam Fonologi Bahasa Indonesia

Mengenal Nama Sayuran Dalam Bahasa Arab

Proses Asimilasi Dalam Fonologi Bahasa Indonesia