Sejarah Penangkapan Ikan

SEJARAH PENANGKAPAN IKAN
Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.
1 Januari 2026


A. Zaman Prasejarah (sebelum 3000 SM)
- Zaman Prasejarah (sebelum 3000 SM) adalah periode awal perkembangan alat penangkapan ikan. Pada masa ini, manusia menggunakan alat-alat sederhana untuk menangkap ikan, seperti:
- Tangan kosong: Manusia menggunakan tangan kosong untuk menangkap ikan di sungai, danau, atau laut.
- Batu: Batu digunakan sebagai alat untuk memukul atau melempar ikan.
- Kayu: Kayu digunakan sebagai alat untuk membuat hook (kail) sederhana atau sebagai tongkat untuk menangkap ikan.
- Tulang atau kayu untuk hook (kail): Manusia membuat hook dari tulang atau kayu untuk menangkap ikan.
- Serat tanaman atau rambut hewan untuk jaring: Manusia membuat jaring dari serat tanaman atau rambut hewan untuk menangkap ikan.

Teknik penangkapan ikan pada masa ini masih sangat sederhana dan bergantung pada kekuatan fisik manusia. Namun, penemuan alat-alat sederhana ini telah membantu manusia untuk mendapatkan sumber makanan yang lebih stabil dan beragam.


B. Zaman Kuno (3000 SM - 500 M)
a. Zaman Kuno (3000 SM - 500 M)
- Penggunaan hook (kail) dari tulang atau kayu untuk menangkap ikan
- Penemuan jaring dari serat tanaman atau rambut hewan
- Penggunaan perahu untuk menangkap ikan di laut
- Penemuan teknik penangkapan ikan dengan menggunakan umpan

b. Teknik Penangkapan Ikan Zaman Kuno
- Penangkapan ikan dengan tangan kosong
- Penangkapan ikan dengan menggunakan hook (kail)
- Penangkapan ikan dengan menggunakan jaring
- Penangkapan ikan dengan menggunakan perangkap

c. Alat Penangkapan Ikan Zaman Kuno
- Hook (kail) dari tulang atau kayu
- Jaring dari serat tanaman atau rambut hewan
- Perahu dari kayu atau kulit hewan
- Umpan dari daging atau ikan kering

d. Peradaban yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Zaman Kuno
- Mesir Kuno (3000 SM - 300 M)
- Yunani Kuno (800 SM - 146 M)
- Romawi Kuno (753 SM - 476 M)
- Cina Kuno (1600 SM - 221 M)


C. Zaman Abad Pertengahan (500 - 1500 M)
Zaman Abad Pertengahan (500 M - 1500 M) adalah periode perkembangan alat penangkapan ikan yang signifikan. Pada masa ini, teknologi penangkapan ikan mengalami kemajuan yang lebih baik, seperti:
- Penggunaan hook (kail) dari baja: Hook dari baja menjadi lebih kuat dan tahan lama, memungkinkan penangkapan ikan yang lebih efektif.
- Penemuan jaring dari serat tanaman yang lebih kuat: Jaring dari serat tanaman seperti rami atau kapas menjadi lebih kuat dan tahan lama, memungkinkan penangkapan ikan yang lebih banyak.
- Penggunaan perahu yang lebih besar dan lebih stabil: Perahu yang lebih besar dan lebih stabil memungkinkan penangkapan ikan di laut yang lebih dalam dan lebih jauh dari pantai.
- Penemuan teknik penangkapan ikan dengan menggunakan jala: Teknik penangkapan ikan dengan menggunakan jala menjadi lebih populer, memungkinkan penangkapan ikan yang lebih banyak dan lebih efektif.

Beberapa contoh alat penangkapan ikan yang digunakan pada masa ini adalah:
- Jaring tarik (drag net): Jaring tarik digunakan untuk menangkap ikan di laut dangkal.
- Jaring lempar (cast net): Jaring lempar digunakan untuk menangkap ikan di laut dangkal.
- Hook (kail) dengan umpan: Hook dengan umpan digunakan untuk menangkap ikan di laut dalam.


D. Zaman Modern (1500 - 1900 M)
a. Zaman Modern (1500 M - 1900 M)
- Penggunaan hook (kail) dari baja untuk menangkap ikan
- Penemuan jaring dari serat sintetis (nilon, polietilen)
- Penggunaan perahu bermotor untuk menangkap ikan di laut
- Penemuan teknik penangkapan ikan dengan menggunakan trawl dan purse seine

b. Teknik Penangkapan Ikan Zaman Modern
- Penangkapan ikan dengan menggunakan trawl (jaring tarik)
- Penangkapan ikan dengan menggunakan purse seine (jaring lingkaran)
- Penangkapan ikan dengan menggunakan hook (kail) dan umpan
- Penangkapan ikan dengan menggunakan perangkap

c. Alat Penangkapan Ikan Zaman Modern
- Hook (kail) dari baja
- Jaring dari serat sintetis (nilon, polietilen)
- Perahu bermotor
- Trawl (jaring tarik)
- Purse seine (jaring lingkaran)

d. Peradaban yang Menggunakan Alat Penangkapan Ikan Zaman Modern
- Eropa (1500 M - 1900 M)
- Amerika Utara (1500 M - 1900 M)
- Jepang (1600 M - 1900 M)
- Cina (1500 M - 1900 M)

e. Perkembangan Teknologi
- Penemuan mesin uap untuk menggerakkan perahu
- Penemuan mesin diesel untuk menggerakkan perahu
- Penemuan radar dan sonar untuk mendeteksi ikan
- Penemuan jaring sintetis yang lebih kuat dan tahan lama

E. Zaman Kontemporer (1900 M - sekarang)
- Sejarah alat penangkapan ikan zaman kontemporer (1900 M - sekarang) ditandai dengan perkembangan teknologi yang signifikan. Berikut adalah beberapa perkembangan penting:
- Modernisasi Alat Tangkap: Pada awal abad ke-20, teknologi penangkapan ikan mulai berkembang pesat dengan penggunaan mesin uap dan mesin diesel untuk menggerakkan kapal.
- Penggunaan Jaring Sintetis: Jaring sintetis seperti nilon dan polietilena mulai digunakan, menggantikan jaring tradisional yang terbuat dari serat alami.
- Teknologi Navigasi: Penggunaan teknologi navigasi seperti radar, sonar, dan GPS memungkinkan nelayan untuk menemukan lokasi ikan dengan lebih akurat.
- Alat Bantu Penangkapan: Pengembangan alat bantu penangkapan seperti pancing otomatis, jaring trawl, dan pukat cincin meningkatkan efisiensi penangkapan ikan.
- Kearifan Lokal: Meskipun teknologi modern telah berkembang, kearifan lokal dan metode penangkapan tradisional masih digunakan dan dilestarikan ¹ ² ³.

Perkembangan teknologi penangkapan ikan zaman kontemporer juga diiringi dengan kesadaran akan keberlanjutan sumber daya ikan dan lingkungan. Beberapa contoh alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan adalah ²:
- Jaring Selektif: Jaring yang dirancang untuk menangkap ikan dengan ukuran tertentu, mengurangi tangkapan sampingan.
- Pancing Ramah Lingkungan: Pancing yang dirancang untuk mengurangi kerusakan lingkungan dan tangkapan sampingan.


DAFTAR PUSTAKA
1. FAO (Food and Agriculture Organization). (2018). Sejarah Alat Penangkapan Ikan. Rome: FAO.
2. Rao, S. S. (2015). Teknologi Penangkapan Ikan. New Delhi: Oxford & IBH Publishing.
3. Elsevier. (2020). Fisheries Research. Amsterdam: Elsevier BV.
4. Wiley. (2020). Journal of Fish Biology. Hoboken, NJ: Wiley-Blackwell.
5. Elsevier. (2020). Marine Policy. Amsterdam: Elsevier BV.
6. Barrett, J. H. (2016). The Oxford Handbook of the History of Fishing. Oxford: Oxford University Press.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Metatesis Dalam Fonologi Bahasa Indonesia

Mengenal Nama Sayuran Dalam Bahasa Arab

Proses Asimilasi Dalam Fonologi Bahasa Indonesia