Tujuan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar

Tujuan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar
Oleh : Sri Rahayu, S.Pd.
Selasa, 2 Juni 2026


Tujuan pengembangan kurikulum adalah arah, sasaran, dan hasil yang hendak dicapai melalui proses perancangan, pelaksanaan, dan penyempurnaan kurikulum SD/MI/SDLB secara berkelanjutan. Tujuan ini berfungsi sebagai kompas agar seluruh komponen kurikulum tidak bekerja sendiri-sendiri dan tetap selaras dengan cita-cita pendidikan nasional Menurut Tyler 1949, tujuan adalah pertanyaan pertama dan paling fundamental: "Tujuan pendidikan apa yang hendak dicapai sekolah?" Tanpa tujuan yang jelas, pengembangan kurikulum akan kehilangan arah dan menjadi sekumpulan materi tanpa makna.

A. Hierarki Tujuan Pengembangan Kurikulum SD di Indonesia
Tujuan kurikulum SD disusun berjenjang dari yang paling umum sampai paling operasional. Hierarki ini dijamin UU Sisdiknas No. 20/2003 dan PP No. 57/2021:

1. Tujuan Nasional National Education Goals  
 UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 3  "Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab." Semua jenjang termasuk SD wajib mengarah ke 9 profil lulusan: beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab.

2. Tujuan Jenjang Pendidikan Dasar Primary Education Goals  
PP No. 57 Tahun 2021 Pasal 13 ayat 1  "Pendidikan dasar bertujuan meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut."  SD bukan mencetak ahli, tetapi meletakkan "fondasi". Fondasi = literasi dasar, numerasi dasar, karakter dasar, keterampilan sosial dasar. Jika fondasi rapuh, SMP-SMA akan kesulitan.

3. Tujuan Kurikulum Nasional Curriculum Goals  
 Kep. Kepala BSKAP No. 008/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran CP  
Tujuan Kurikulum Merdeka 2022 dirumuskan menjadi 3 fokus utama:  
1. Penguatan Literasi dan Numerasi
 Agar 100% siswa SD mampu membaca dengan pemahaman dan berhitung dasar akhir Fase B Kelas 4.
2. Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila
 6 dimensi: Beriman-bertakwa, Berkebinekaan global, Gotong royong, Mandiri, Bernalar kritis, Kreatif.
3. Fleksibilitas
Memberi keleluasaan sekolah mengembangkan 20-30% kurikulum sesuai konteks daerah.

4. Tujuan Pembelajaran TP Learning Objectives  
Disusun guru dalam Alur Tujuan Pembelajaran ATP  . Ini tujuan paling operasional di kelas. Harus SMART + mencakup 3 ranah Bloom taksonomi revisi Krathwohl 2002.


B. 5 Tujuan Fungsional Pengembangan Kurikulum SD Menurut Teori
Mengacu Ornstein & Hunkins 2018 dan Taba 1962, pengembangan kurikulum SD memiliki 5 tujuan fungsional:
1. Tujuan Seleksi Selection Goal  
Memilih "isi apa yang paling penting" dari lautan ilmu pengetahuan.  Waktu 6 tahun terbatas, anak 6-12 tahun daya serap terbatas. Tidak mungkin ajarkan semua. Maka kurikulum berfungsi menyaring: mana esensial, mana tidak.  Contoh: Matematika SD pilih 4 operasi + pecahan + geometri dasar. Teori himpunan dihapus karena tidak esensial untuk hidup.

2. Tujuan Organisasi Organization Goal  
Menyusun isi dari sederhana → kompleks, konkret → abstrak, dekat → jauh agar mudah dipelajari anak SD.  Anak SD tahap operasional konkret Piaget. Jika urutan salah, anak bingung.  Contoh: IPA "Air" urut: sifat air → perubahan wujud → daur air → pencemaran air.

3. Tujuan Efisiensi Efficiency Goal  
 Mencapai hasil belajar maksimal dengan waktu, tenaga, biaya minimal. "Less is more".   Guru SD 1 orang ajar 6 mapel + wali kelas. Beban administrasi tinggi. Maka Kurikulum Merdeka potong 20% jam dan 20% materi vs Kurikulum 2013.  Contoh: 1 tema Kelas 2 integrasikan Bahasa-IPA-IPS-SBdP, tidak ajar terpisah 4 jam.

4. Tujuan Kontinuitas Continuity Goal  
Menjamin keterkaitan vertikal Kelas 1-6 dan horizontal antar mapel.  Konsep harus diulang dan diperdalam tiap tahun agar melekat.  Contoh Vertikal: "Lingkungan" Kelas 1 = merawat tanaman. Kelas 4 = ekosistem. Kelas 6 = dampak polusi.  Contoh Horizontal: Tema "Kebersamaan" Kelas 3 → PPKn sila 3, Bahasa = teks kerjasama, Matematika = soal pembagian rata.

5. Tujuan Adaptasi Adaptation Goal  
Menyesuaikan kurikulum dengan perubahan zaman, ilmu, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.  Dunia 2026 beda dengan 2013. Muncul AI, hoaks, perubahan iklim. Maka Kurikulum Merdeka masuk literasi digital + P5 "Gaya Hidup Berkelanjutan".  Contoh: CP Bahasa Indonesia Fase C Kelas 5-6 masuk "membedakan fakta dan opini dari teks media digital".


C. Tujuan Pengembangan Kurikulum SD dalam Perspektif 3 Ranah Bloom
Tujuan pengembangan kurikulum harus menyeimbangkan 3 ranah agar lulusan SD "utuh":
1. Kognitif
Mengembangkan kemampuan berpikir dasar Mampu membaca, menulis, berhitung, bernalar Asesmen AKM Literasi-Numerasi
2. Afektif
Membentuk sikap, nilai, karakter Beriman, jujur, disiplin, gotong royong, toleransi Proyek P5, pembiasaan 5S: senyum, sapa, salam, sopan, santun
3. Psikomotorik
Mengembangkan keterampilan fisik Menulis rapi, menggambar, praktik IPA, olahraga SBdP, PJOK, praktik eksperimen sederhana


DAFTAR PUSTAKA
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 008/H/KR/2022 tentang capaian pembelajaran. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom's taxonomy: An overview. Theory Into Practice, 41(4), 212–218. https://doi.org/10.1207/s15430421tip41042
Ornstein, A. C., & Hunkins, F. P. (2018). Curriculum: Foundations, principles, and issues (7th ed., Bab 6: Curriculum goals and objectives). New York: Pearson.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. (2021). Pasal 13: Tujuan pendidikan dasar. https://peraturan.bpk.go.id/Details/172292/pp-no-57-tahun-2021
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children (M. Cook, Trans.) [Landasan tujuan psikologis SD]. New York: International Universities Press.
Taba, H. (1962). Curriculum development: Theory and practice (Bab 4: Formulation of objectives). New York: Harcourt, Brace & World.
Tyler, R. W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction (Bab 1: Statement of objectives). Chicago: University of Chicago Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Pasal 3: Tujuan pendidikan nasional. https://peraturan.bpk.go.id/Details/43078/uu-no-20-tahun-2003

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Metatesis Dalam Fonologi Bahasa Indonesia

Belajar Nama-Nama Kendaraan Dalam Bahasa Arab

Mengenal Buah-Buahan Dalam Bahasa Arab