JENIS-JENIS BAHAN MAKANAN PREBIOTIK

JENIS-JENIS BAHAN MAKANAN PREBIOTIK
Oleh: SRI RAHAYU, S.Pd.
Kamis, 3 Sept 2026


Dalam Ilmu Bahan Makanan, prebiotik diklasifikasikan berdasarkan struktur kimia, derajat polimerisasi, dan sumber asalnya. Secara umum, prebiotik merupakan komponen karbohidrat non-cerna yang dapat difermentasi secara selektif oleh mikroflora usus besar.



A. Klasifikasi Berdasarkan Struktur Kimia
a. Fruktan
Merupakan polimer fruktosa. Jenis yang paling banyak diteliti dan diaplikasikan dalam pangan.
1.  Inulin 
    Polisakarida rantai panjang dengan 2-60 unit fruktosa. Tahan terhadap asam lambung dan enzim pencernaan, kemudian difermentasi di kolon.
2.  Oligofruktosa / Fruktooligosakarida (FOS)
    Oligosakarida dengan 2-10 unit fruktosa. Memiliki efek bifidogenik yang kuat. Sering ditambahkan pada susu formula dan minuman.

b. Galaktosakarida
Polimer galaktosa yang berasal dari sumber nabati.
1.  Galaktooligosakarida (GOS) 
    Dihasilkan dari laktosa melalui proses enzimatis. Merupakan komponen utama prebiotik dalam ASI.
2.  Raffinosa dan Stakiosa
    Oligosakarida yang banyak terdapat pada kacang-kacangan, terutama kedelai. Kacang kedelai merupakan sumber prebiotik karena mengandung karbohidrat jenis GalactoOligoSaccharides (GOS) yang tidak dapat dicerna oleh enzim dalam tubuh tetapi dapat dicerna oleh BAL.

c. Oligosakarida Lainnya
1.  Laktulosa 
    Disakarida sintetis dari galaktosa dan fruktosa. Digunakan sebagai prebiotik dan laksatif.
2.  Xylooligosakarida (XOS)
    Oligosakarida dari xilosa yang berasal dari hidrolisis hemiselulosa.

d.Polisakarida Non-Pati
1.  Galaktomanan 
    Polisakarida yang terdapat pada biji kolang-kaling.
2.  Serat Pangan Larut
    Beberapa jenis serat larut seperti pektin dan beta-glukan juga menunjukkan aktivitas prebiotik.




B.Klasifikasi Berdasarkan Sumber Bahan Makanan
a.Sumber Alami / Nabati
Bahan pangan yang secara alami mengandung senyawa prebiotik.
1.  Kacang-kacangan: Kedelai, kacang merah, kacang polong. Mengandung GOS, raffinosa, dan stakiosa.
2.  Umbi-umbian: Bawang merah, bawang putih, asparagus, bengkuang. Tinggi inulin dan FOS.
3.  Buah-buahan: Pisang, apel, tomat. Mengandung FOS dan inulin dalam jumlah kecil.
4.  Biji-bijian dan Serealia: Gandum, oat. Mengandung arabinoxylan dan beta-glukan.

b.Sumber Hasil Olahan / Sintesis
Prebiotik yang diproduksi melalui proses industri untuk ditambahkan ke pangan fungsional.
1.  Inulin dan FOS: Diekstrak dari akar chicory.
2.  GOS: Diproduksi dari laktosa dengan bantuan enzim β-galaktosidase.
3.  Laktulosa: Disintesis dari laktosa.

Sumber dalam Produk Pangan Fungsional
Prebiotik telah ditambahkan ke berbagai produk pangan seperti susu formula, es krim, yogurt, sereal, kue kering, pemanis, jus buah, dan minuman ringan.




DAFTAR PUSTAKA
1.  Winarno, F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 
2.  Almatsier, S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 
3.  Cahyadi, W. 2009. Makanan Fungsional. Bandung: Yrama Widya.
4.  Gibson, G.R., & Roberfroid, M.B. 1995. "Dietary modulation of the human colonic microbiota: introducing the concept of prebiotics". Journal of Nutrition, 125(6): 1401-1412.
5.  Roberfroid, M. 2007. "Inulin-Type Fructans: Functional Food Ingredients". Journal of Nutrition, 137(11): 2493S–2502S.
6.  Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kemenkes RI. Jenis-Jenis Prebiotik dan Sumbernya. 
4.  Hendrawati & Isyunani. 2017. "Pengaruh Penambahan Susu Kedelai terhadap Kualitas Kefir". Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Buah-Buahan Dalam Bahasa Arab

Yuk Mengenal Warna Dalam Bahasa Jerman..!!

Belajar Nama-Nama Kendaraan Dalam Bahasa Arab