PRINSIP BAHAN MAKANAN PREBIOTIK
PRINSIP BAHAN MAKANAN PREBIOTIK
-tips
Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd
Rabu, 2 Sept 2026
Dalam Ilmu Bahan Makanan, "prinsip" prebiotik merujuk pada karakteristik dasar, mekanisme kerja, dan persyaratan agar suatu komponen pangan dapat dikategorikan sebagai prebiotik. Prebiotik adalah komponen makanan yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia, namun secara selektif difermentasi oleh bakteri baik di kolon sehingga memberikan efek kesehatan bagi inang. Menurut FAO/WHO, prebiotik adalah bahan makanan yang dapat memberikan manfaat kesehatan melalui modulasi mikrobiota usus.
A.Resistensi terhadap pencernaan bagian atas
Bahan tersebut tidak terhidrolisis oleh asam lambung dan tidak dihidrolisis oleh enzim pencernaan di usus halus. Dengan demikian ia akan utuh sampai ke usus besar.
B. Difermentasi secara selektif oleh mikroflora usus
Harus menjadi substrat bagi minimal satu jenis bakteri menguntungkan di usus besar, terutama Bifidobacterium sp dan Lactobacillus sp.
C. Memberikan efek kesehatan bagi inang
Mampu merangsang pertumbuhan dan aktivitas bakteri baik sehingga dapat menyeimbangkan komposisi mikroflora usus.
D. Tidak tercerna di saluran cerna atas
Karena tahan terhadap keasaman lambung dan enzim pencernaan.
E. Difermentasi di kolon
Setelah mencapai usus besar, prebiotik difermentasi oleh mikroflora. Proses fermentasi ini menghasilkan asam lemak rantai pendek, gas, dan energi bagi bakteri.
F. Efek bifidogenik
Peningkatan jumlah bakteri menguntungkan seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus yang berkontribusi pada keseimbangan mikrobiota dan kesehatan secara keseluruhan.
G. Prinsip Kimiawi
Sebagian besar prebiotik merupakan karbohidrat atau serat pangan, khususnya oligosakarida rantai pendek atau short-chain carbohydrates (SCC). Contoh: fruktooligosakarida/FOS, inulin, oligofruktosa, laktulosa, dan galaktosakarida/GOS.
H. Prinsip Aplikasi dalam Pangan
Prebiotik dapat ditambahkan ke berbagai produk pangan fungsional karena stabil terhadap proses pengolahan. Produk yang umum ditambahkan prebiotik antara lain susu formula, es krim, yogurt, sereal, kue kering, dan minuman.
DAFTAR PUSTAKA
1. Winarno, F.G. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama.
2. Almatsier, S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia.
3. Gibson, G.R. & Roberfroid, M.B. 1995. "Dietary modulation of the human colonic microbiota: introducing the concept of prebiotics". Journal of Nutrition.
4. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kemenkes RI.
5. Kemenkes RI. Peran Prebiotik dalam Kesehatan Usus.
6. Hendrawati & Isyunani. 2017. Penelitian tentang pengaruh penambahan prebiotik pada produk fermentasi.
Komentar
Posting Komentar