TUJUAN PENGENDALIAN KULTUR TEKNIS

TUJUAN PENGENDALIAN KULTUR TEKNIS
Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.
Selasa, 1 September 2026


Pengendalian kultur teknis merupakan salah satu komponen Pengendalian Hama Terpadu / PHT yang bersifat preventif. Pengendalian ini dilakukan melalui modifikasi terhadap teknik budidaya tanaman dengan tujuan utama untuk membuat lingkungan pertanaman menjadi kurang sesuai bagi kehidupan, pertumbuhan, dan perkembangbiakan Organisme Pengganggu Tanaman / OPT.

1. Mengurangi kesesuaian ekosistem bagi OPT
   Lingkungan pertanaman dimodifikasi sehingga faktor abiotik dan biotik menjadi tidak mendukung perkembangan hama dan penyakit. Hal ini meliputi pengaturan mikroklimat, kelembaban, dan kondisi tanah.

2. Mengganggu kontinuitas penyediaan kebutuhan hidup OPT
   Dengan cara seperti rotasi tanaman dan sanitasi, ketersediaan inang dan sumber makanan bagi OPT diputus sehingga populasi tidak dapat bertahan hidup dari satu musim ke musim berikutnya.

3. Mengalihkan populasi OPT menjauhi tanaman utama
   Teknik seperti tanaman perangkap, pengaturan waktu tanam, dan pemilihan varietas digunakan untuk mengalihkan serangan OPT dari tanaman budidaya utama.

4. Mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh OPT
   Melalui penggunaan varietas tahan, pemupukan berimbang, dan pengaturan jarak tanam, tanaman menjadi lebih vigor sehingga mampu mentoleransi serangan OPT meskipun terjadi serangan.

5. Mencegah peningkatan populasi OPT melebihi Ambang Pengendalian
   Pengendalian ini bersifat preventif, yaitu dilakukan sebelum serangan terjadi agar populasi OPT tidak meningkat sampai melebihi ambang ekonomis.

6. Mendorong berfungsinya agensia pengendali hayati
   Lingkungan yang sehat dan beragam akan mendukung kelangsungan hidup musuh alami OPT.

7. Menjadi teknik pengendalian yang efisien dan ramah lingkungan
   Karena merupakan bagian dari teknik budidaya umum, petani tidak perlu mengeluarkan biaya khusus. Teknik ini juga tidak menyebabkan pencemaran lingkungan dan mudah diterapkan baik secara individu maupun kelompok.



DAFTAR PUSTAKA
   Untung, K. 2006. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
   Pedigo, L.P. 1996. Entomology and Pest Management. Prentice Hall, New Jersey.
   Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Modul Dasar Perlindungan Tanaman. LMS-SPADA Indonesia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Buah-Buahan Dalam Bahasa Arab

Yuk Mengenal Warna Dalam Bahasa Jerman..!!

Belajar Nama-Nama Kendaraan Dalam Bahasa Arab