NILAI GIZI BAHAN MAKAN MINYAK
NILAI GIZI BAHAN MAKAN MINYAK
Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.
Rabu, 5 Agustus 2026
Minyak dan lemak merupakan salah satu zat gizi makro yang memiliki peran penting dalam tubuh manusia. Secara umum minyak dan lemak menyediakan energi, asam lemak esensial, dan pelarut bagi vitamin larut lemak. Kandungan gizi minyak dan lemak dipengaruhi oleh komposisi asam lemak, keberadaan vitamin, dan senyawa bioaktif lainnya.
1. Energi
Minyak dan lemak memiliki nilai energi paling tinggi dibanding karbohidrat dan protein.
1 gram lemak = 9 kkal
Sifat ini menjadikan minyak sebagai sumber energi pekat dan cadangan energi dalam tubuh berbentuk jaringan adiposa.
2. Asam Lemak
Asam lemak adalah komponen penyusun utama trigliserida. Berdasarkan strukturnya dibagi menjadi:
a. Asam Lemak Jenuh SFA
Contoh: Asam palmitat, asam stearat, asam laurat. Peran: Sumber energi, meningkatkan HDL dan LDL. Konsumsi berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
b. Asam Lemak Tidak Jenuh Tunggal MUFA
Contoh: Asam olat. Peran: Menurunkan LDL dan meningkatkan HDL. Bersifat kardioprotektif. Banyak terdapat pada minyak zaitun dan minyak kanola.
c. Asam Lemak Tidak Jenuh Ganda PUFA
Contoh: Asam linoleat Omega-6 dan asam linolenat Omega-3. Peran: Asam lemak esensial yang tidak dapat disintesis tubuh. Berperan dalam pembentukan membran sel, eikosanoid, dan fungsi otak. Omega-3 EPA, DHA, ALA: Antiinflamasi, perkembangan otak janin, kesehatan jantung. Sumber: minyak ikan, minyak kanola. Omega-6 LA: Pertumbuhan dan perbaikan jaringan. Sumber: minyak kedelai, minyak jagung.
3. Vitamin Larut Lemak
Minyak berfungsi sebagai pelarut dan media penyerapan vitamin A, D, E, dan K.
a. Vitamin A: Peran pada penglihatan dan imunitas. Sumber: minyak hati ikan kod, minyak sawit merah kaya karoten.
b. Vitamin D: Penyerapan kalsium dan kesehatan tulang. Sumber: minyak ikan.
c. Vitamin E Tokoferol dan Tokotrienol: Antioksidan utama yang melindungi membran sel dari oksidasi. Sumber: minyak sawit, minyak bunga matahari.
d. Vitamin K: Peran dalam pembekuan darah. Sumber: minyak kedelai.
4. Senyawa Bioaktif Lainnya
a. Fitosterol: Menurunkan kadar kolesterol darah. Terdapat pada minyak kanola dan jagung.
b. Polifenol: Antioksidan pada minyak zaitun extra virgin.
c. Orizanol: Antioksidan pada minyak dedak padi.
d. Karotenoid: Pro-vitamin A pada minyak sawit merah.
e. Lesitin: Fosfolipid yang berfungsi sebagai pengemulsi alami.
DAFTAR PUSTAKA
1. Almatsier, S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2011.
2. Winarno, F.G. Kimia Pangan dan Gizi. Edisi Revisi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2008.
3. Gunstone, F.D. The Chemistry of Oils and Fats: Sources, Composition, Properties and Uses. 2nd Edition. Wiley-Blackwell. 2004.
4. Kementerian Kesehatan RI. Tabel Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia. Permenkes No. 28 Tahun 2019.
5. FAO/WHO. Fats and Fatty Acids in Human Nutrition. Report of an Expert Consultation. 2010.
6. Simopoulos, A.P. The Importance of the Ratio of Omega-6/Omega-3 Essential Fatty Acids. Biomedicine & Pharmacotherapy. 2002.
7. Badan Standardisasi Nasional. SNI 01-3741-2013: Minyak Goreng. BSN. 2013.
8.Kris-Etherton, P.M. et al. Dietary Fats and Cardiovascular Health. Circulation. 2001.
Komentar
Posting Komentar