Penggunaan APD Saat Aplikasi Pestisida
PENGGUNAAN APD APLIKASI PESTISIDA
Oleh : SRI RAHAYU, S pd.
Sabtu, 15 Agustus 2026
Alat Pelindung Diri / APD adalah perlengkapan yang digunakan untuk melindungi bagian tubuh operator dari kontak langsung dengan pestisida selama kegiatan penyiapan, pencampuran, aplikasi, pembersihan alat, dan pembuangan limbah pestisida. Penggunaan APD merupakan bagian wajib dari prinsip "Tepat Cara" dalam 5 Tepat Penggunaan Pestisida. APD bertujuan untuk meminimalkan jalur masuk pestisida ke dalam tubuh melalui kulit, pernafasan, mata, dan mulut.
A. Jenis APD dan Fungsinya
Standar APD untuk aplikasi pestisida ditetapkan berdasarkan tingkat toksisitas dan jalur paparan. Komponen APD lengkap terdiri atas:
1. Topi / Topi Lebar Melindungi kepala, rambut, dan leher dari percikan kabut semprot Topi berbahan plastik atau kain tebal, memiliki pelindung leher
2. Masker / Respirator Menyaring partikel dan uap pestisida agar tidak terhirup Masker khusus pestisida dengan filter karbon aktif. Masker kain tidak efektif
3. Kacamata Pelindung / Goggles Melindungi mata dari percikan larutan pestisida Kacamata tertutup rapat, anti kabut
4. Baju Lengan Panjang Melindungi lengan dan badan dari kontak kulit Bahan katun tebal, tidak tembus cairan. Dimasukkan ke dalam celana
5. Celana Panjang Melindungi kaki dan paha dari percikan Bahan sama dengan baju. Panjang menutup mata kaki
6. Sarung Tangan Melindungi tangan saat mencampur dan menyemprot Bahan karet, nitril, atau neoprene. Panjang sampai siku
7. Sepatu Boot Melindungi kaki dari tumpahan dan percikan di tanah Bahan karet, tinggi menutup mata kaki. Tidak menggunakan sandal
8. Apron / Celemek Melindungi tubuh bagian depan saat mencampur pestisida Bahan anti air, digunakan khusus saat mixing
B. Tahapan Penggunaan APD yang Benar
Agar APD efektif, penggunaannya harus sesuai urutan:
a. Sebelum Aplikasi
1. Periksa kondisi APD. Pastikan tidak sobek, bocor, atau rusak
2. Gunakan APD secara lengkap sebelum membuka kemasan pestisida
3. Urutan memakai: baju dan celana → sepatu boot → apron → sarung tangan → kacamata → masker → topi
b. Saat Aplikasi
1. Pastikan semua bagian tubuh tertutup rapat. Tidak ada celah antara sarung tangan dengan lengan baju
2. Hindari menyentuh wajah, makan, minum, atau merokok
3. Jika APD basah oleh pestisida, segera ganti
c. Setelah Aplikasi
1. Urutan melepas: bagian yang paling bersih dilepas terakhir. Urutan: topi → kacamata → masker → apron → sarung tangan → baju → celana → sepatu boot
2. Lepas sarung tangan paling akhir agar tangan tidak terkontaminasi saat melepas APD lain
3. Segera mandi dengan sabun dan air bersih
4. Cuci APD terpisah dari pakaian rumah tangga. Jemur di tempat terpisah
C. Perawatan dan Penyimpanan APD
1. Pencucian: Cuci dengan deterjen dan air. Sarung tangan dan sepatu boot dibilas dari luar terlebih dahulu sebelum dilepas
2. Pengeringan: Jemur di tempat teduh dan berangin. Hindari sinar matahari langsung pada masker dan karet
3. Penyimpanan: Simpan di tempat bersih, kering, dan terpisah dari pestisida
4. Masa Pakai: Ganti APD jika sudah rusak, kaku, atau tidak dapat dibersihkan
D. Akibat Tidak Menggunakan APD
1. Keracunan Akut: Pusing, mual, muntah, iritasi kulit, iritasi mata, sesak nafas
2. Keracunan Kronis: Gangguan saraf, gangguan reproduksi, kanker, kerusakan hati dan ginjal
3. Penurunan Produktivitas: Petani sakit sehingga mengganggu kegiatan pertanian
Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa setelah penyuluhan, 75% petani mulai menggunakan APD lengkap dan keluhan kesehatan menurun.
E. Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Kesesuaian: Jenis APD harus sesuai dengan formulasi. Untuk fumigasi diperlukan respirator khusus
2. Kenyamanan: Pilih APD yang tidak terlalu panas agar operator tetap nyaman bekerja
3. Kepatuhan: Penggunaan APD harus menjadi kebiasaan, bukan hanya saat penyuluhan
-
DAFTAR PUSTAKA
Djojosumarto, P. 2008. Pestisida & Aplikasinya. Jakarta: AgroMedia Pustaka.
Djojosumarto, P. 2008. Teknik Aplikasi Pestisida Pertanian. Edisi Revisi. Yogyakarta: Kanisius.
Moekasan, T.K., & Prabaningrum, L. 2021. Penggunaan dan Penanganan Pestisida yang Baik dan Benar. IAARD Press. ISBN: 978-602-344-312-3
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kestra / JPK, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2025.
ADIBRATA JURNAL Vol. 4 No. 3, Desember 2024. ISSN: 2776-3943.
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, Vol. 32 No. 1, 2025.
Komentar
Posting Komentar