PENGOLAHAN DAGING

 PENGOLAHAN DAGING

Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.

Sabtu, 1 Agustus 2026



Pengolahan daging adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan terhadap daging segar untuk mengubah bentuk, sifat fisik, kimia, dan organoleptiknya menjadi produk pangan yang lebih beragam, memiliki umur simpan lebih lama, dan memiliki nilai tambah ekonomis. Pengolahan juga bertujuan untuk meningkatkan daya terima konsumen dan pemanfaatan bagian karkas yang kurang disukai. Pengolahan daging mencakup 2 tahap utama: penanganan karkas dan pembuatan produk olahan.


A. Pemotongan dan Penanganan Karkas

1. Pemotongan / Slaughtering  

   Proses pemisahan daging dari tulang. Dilakukan sesuai prinsip higiene dan kesejahteraan hewan.  lTujuan: Menghasilkan karkas yang bersih, utuh, dan aman.

2. Pelayuan / Aging  

   Penyimpanan karkas pada suhu 0-4°C selama 1-14 hari untuk meningkatkan keempukan melalui aktivitas enzim endogen.

3. Pemotongan Karkas / Cutting  

   Karkas dipotong menjadi bagian primer, sekunder, dan tersier berdasarkan tingkat keempukan dan penggunaan.  Contoh: has dalam, has luar, sirloin untuk steak. Sengkel dan sandung lamur untuk rendang dan sup.




B. Pembuatan Produk Olahan Daging

Produk olahan dibagi berdasarkan bahan baku, proses, dan penambahan bahan lain.


a. Produk Daging Giling / Comminuted Meat Products

Daging digiling dan dicampur bahan lain untuk membentuk emulsi atau adonan.

1.Sosis  

 a)  Prinsip

 Daging giling, lemak, es, garam, fosfat, dan bumbu dicampur hingga membentuk emulsi. Protein miofibril terekstrak dan membentuk matriks gel saat dipanaskan.  

  b) Jenis

Sosis segar, sosis masak, sosis fermentasi, sosis kering.  

  c) Fungsi bahan

 Garam melarutkan protein, fosfat meningkatkan WHC, nitrit membentuk warna.


2.Nugget dan Burger  

  a) Prinsip

Daging giling dicampur tepung, bumbu, lalu dibentuk, dilapisi battering dan breading, kemudian digoreng setengah matang pre-frying dan dibekukan.  

  b) Tujuan

Praktis, umur simpan lama, disukai anak-anak.



b. Produk Daging Awetan / Cured Meat Products

1. Kornet / Corned Beef  

  a) Prinsip

Daging dipotong, digarami dengan NaCl + NaNO2, lalu dimasak dan dikalengkan. Garam dan nitrit berfungsi sebagai pengawet dan pembentuk warna.  

  b) Karakter

Awet, rasa gurih, tekstur berserat.


2 Ham dan Bacon  

  Daging direndam atau disuntik larutan curing, lalu diasap dan dimasak.


c. Produk Daging Kering / Dried Meat Products

1 Dendeng  

 a. Prinsip

Irisan daging tipis dibumbui, dijemur atau dipanggang untuk menurunkan aw.  

 b. Keunggulan

 Ringan, awet, cita rasa kuat.


2.Abon  

  a. Prinsip

 Daging direbus, disuwir, ditumis dengan bumbu dan kelapa parut hingga kering.  

  b. Tujuan

Meningkatkan cita rasa dan memperpanjang umur simpan.


d. Produk Daging Fermentasi

1. Salami  

   Daging giling difermentasi oleh bakteri asam laktat Lactobacillus. Asam laktat menurunkan pH sehingga menghambat mikroba pembusuk dan membentuk flavor khas.




C. Tujuan dan Manfaat Pengolahan Daging

1. Memperpanjang Umur Simpan: Melalui pengawetan dengan garam, panas, pengeringan.

2. Meningkatkan Nilai Ekonomi: Bagian daging alot dapat diolah menjadi sosis dan nugget.

3. Diversifikasi Produk: Menyesuaikan selera dan kebiasaan konsumsi masyarakat.

4. Memudahkan Distribusi: Produk olahan lebih ringan dan stabil.




D. Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengolahan

1. Kualitas Bahan Baku: Daging segar dengan pH normal 5,5-5,8.

2. Fungsi Protein Miofibril: Menentukan kemampuan pembentukan gel dan daya ikat air.

3. Suhu Pengolahan: Penggilingan harus pada suhu <10°C untuk mencegah denaturasi protein dan kerusakan lemak.

4. Sanitasi dan Higiene: Mencegah kontaminasi mikroba patogen.




DAFTAR PUSTAKA

   Soeparno. 2015. Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi ke-5. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

   Lawrie, R.A. & Ledward, D.A. 2006. Lawrie’s Meat Science. 7th Edition. Cambridge: Woodhead Publishing Limited. 

   Gordon, A. & Barbut, S. 1992. The Role of Salt and Sodium Tripolyphosphate in the Gelation of Meat Proteins. Journal of Food Science, 57(3): 539-542.

   Terrell, R.N. 1983. Developing Meat Products for Health Concerns. Food Technology, 37(7): 66-70.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Buah-Buahan Dalam Bahasa Arab

Yuk Mengenal Warna Dalam Bahasa Jerman..!!

Belajar Nama-Nama Kendaraan Dalam Bahasa Arab