UJI MUTU GULA

UJI MUTU GULA

Oleh : SRI RAHAYU, S.Pd.

Kamis, 6 Agustus 2026



Uji mutu gula dilakukan untuk menjamin bahwa produk gula memenuhi persyaratan keamanan, kemurnian, dan kelayakan konsumsi sesuai standar nasional dan internasional. Pengujian mengacu pada SNI 01-3140.2-2001: Gula Kristal Putih, Codex Stan 212-1999, dan Metode AOAC. 



A. UJI FISIK

Bertujuan menilai penampakan dan sifat fisik gula.

1. Uji Warna  

a.Metode: Spektrofotometer pada panjang gelombang 420 nm dan 560 nm.  

b.Satuan: International Unit IU.  

c.Syarat SNI GKP: Maks 100 IU.  

d.Makna: Menunjukkan tingkat kemurnian. Semakin tinggi nilai IU semakin gelap dan banyak pengotor.


2. Uji Ukuran Kristal  

a Metode: Pengayakan dengan saringan standar.  

b.Syarat: Distribusi ukuran kristal harus seragam.  

c.Makna: Mempengaruhi kelarutan dan estetika produk.


3. Uji Kadar Air  

a Metode: Pengeringan oven 105°C sampai bobot konstan, atau metode Karl Fischer.  

b.Syarat SNI GKP: Maks 0,1% b/b.  

c.Makna: Mencegah penggumpalan dan pertumbuhan mikroba.


4. Uji Bobot Jenis dan Bulk Density  

a Metode: Piknometer.  

b Makna: Untuk perhitungan dalam industri dan pengemasan.




B. UJI KIMIA

Bertujuan mengetahui komposisi kimia dan kemurnian gula.

1. Uji Kadar Sukrosa Polarimetri  

a.Prinsip: Sukrosa bersifat optis aktif memutar bidang polarisasi cahaya ke kanan +66,5°.  

b.Metode: Polarimeter.  

c.Syarat SNI GKP: Min 99,5% b/b.  

d.Rumus: $% Sukrosa = \frac{\alpha  \times  100}{L \times  66,5 \times  W}$  

Keterangan: α = sudut putar, L = panjang tabung, W = bobot sampel.


2. Uji Gula Pereduksi Metode Luff-Schoorl  

a.Prinsip: Gula pereduksi mereduksi $Cu^{2+}$ menjadi $Cu2O$.  

b.Syarat SNI GKP: Maks 0,1% b/b.  

c.Makna: Gula pereduksi tinggi menyebabkan pencoklatan Maillard dan higroskopis.


3. Uji Kadar Abu  

a Metode: Pengabuan pada 550°C - 600°C sampai abu putih.  

b.Syarat SNI GKP: Maks 0,04% b/b.  

c.Makna: Menunjukkan jumlah mineral dan pengotor anorganik. Abu tinggi menyebabkan warna gelap.


4. Uji pH Larutan Gula 10%  

a Metode: pH meter.  

b.Rentang Normal: 6,5 - 7,5.  

c.Makna: pH asam mempercepat inversi sukrosa.


5. Uji Cemaran Logam Berat  

a Metode: Spektrofotometri Serapan Atom AAS.  

b.Parameter: Pb maks 0,5 mg/kg, As maks 0,5 mg/kg, Cu maks 2,0 mg/kg.  

c.Mengacu: BPOM RI No. 8 Tahun 2018.


6. Uji Sulfit SO2 Residu  

a.Metode: Titrimetri Ripper.  

b.Syarat: Maks 20 mg/kg untuk GKP.  

c.Makna: Residu dari proses pemucatan.




C. UJI MIKROBIOLOGI

Bertujuan menjamin keamanan dari cemaran mikroba patogen.

1. Angka Lempeng Total ALT  

a.Metode: Penanaman pada PCA, inkubasi 35°C 48 jam.  

b.Syarat: Maks 100 koloni/gram.


2. Uji Kapang dan Khamir  

a.Metode: Penanaman pada PDA, inkubasi 25°C 5 hari.  

b.Syarat: Maks 20 koloni/gram.


3. Uji Bakteri Patogen  

a Uji: E.coli, Salmonella sp., Staphylococcus aureus.  

b Syarat: Negatif/25 gram.  

c Mengacu: BPOM RI.




D. UJI SENSORIK

Dilakukan secara organoleptik oleh panelis terlatih.

1.Warna: Putih, kristal bersih, tidak ada bercak

2.Aroma: Netral, tidak berbau asing

3Rasa: Manis bersih, tidak ada rasa pahit/asam

4.Tekstur: Kristal kering, tidak menggumpal



E. TATA LAKSANA PENGAMBILAN SAMPEL

1.  Sampling: Diambil secara acak dari beberapa titik dalam satu batch.  

2.  Pengemasan Sampel: Dalam wadah kedap udara, diberi label tanggal dan nomor batch.  

3.  Penyimpanan: Suhu ruang, RH <65%, jauh dari bau.





DAFTAR PUSTAKA

1.  Winarno, F.G. Kimia Pangan dan Gizi. Edisi Revisi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2008.

2.  Sudarmadji, S., Haryono, B., Suhardi. Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty. 1997.

3.  Chen, J.C.P., Chou, C.C. Cane Sugar Handbook. 12th Edition. Wiley. 1993.

1.  Badan Standardisasi Nasional. SNI 01-3140.2-2001: Gula Kristal Putih. BSN. 2001.

2.  AOAC International. Official Methods of Analysis. 21st Edition. 2019. Metode 925.45, 932.12, 973.19.

3.  Codex Alimentarius. Standard for Sugars CXS 212-1999. FAO/WHO. 1999.

4.  Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Peraturan BPOM No. 8 Tahun 2018 tentang Batas Maksimum Cemaran Logam Berat. 2018.

5.  ICUMSA. International Commission for Uniform Methods of Sugar Analysis. Methods Book. 2011.


-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Buah-Buahan Dalam Bahasa Arab

Yuk Mengenal Warna Dalam Bahasa Jerman..!!

Belajar Nama-Nama Kendaraan Dalam Bahasa Arab