Postingan

Tahap Perkembangan Manusia Pada Tahap Zigot

TAHAP ZIGOT MENURUT HURLOCK oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. Rabu, 21 Januari 2026 A. Definisi Tahap zigot adalah tahap pertama dari perkembangan prenatal, yaitu dari saat konsepsi hingga 2 minggu setelah konsepsi. Pada tahap ini, sel telur yang telah dibuahi oleh sperma mulai membelah dan membentuk zigot. B. Proses Pembentukan Zigot Tahap 1: Konsepsi (0-1 hari) - Sperma masuk ke dalam sel telur dan membuahi sel telur. - Proses konsepsi terjadi ketika sperma bertemu dengan sel telur di dalam tuba fallopi. - Sel telur yang telah dibuahi disebut zigot. Tahap 2: Pembelahan Sel (1-3 hari) - Zigot mulai membelah menjadi 2 sel, kemudian 4 sel, 8 sel, dan seterusnya. - Proses pembelahan sel terjadi secara mitosis, yaitu proses pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak yang identik. - Zigot terus membelah dan membentuk morula, yaitu sebuah bola sel yang padat. Tahap 3: Morula (3-4 hari) - Morula terbentuk ketika zigot telah membelah menjadi sekitar 16-32 sel. - Morula adalah sebuah bola sel yang p...

Tahap Perkembangan Genital Menurut Sigmund Freud

Gambar
TAHAP GENITAL MENURUT SIGMUND FREUD oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. Rabu, 21 Januari 2026 A. Definisi Tahap Genital adalah tahap terakhir dalam teori perkembangan psikoseksual Sigmund Freud, yang terjadi pada masa pubertas hingga dewasa. Pada tahap ini, individu mulai mengembangkan minat pada lawan jenis dan mencari pasangan seksual. B. Karakteristik Tahap Genital 1. Minat pada Lawan Jenis: Individu mulai mengembangkan minat pada lawan jenis dan mencari pasangan seksual. 2. Pencarian Pasangan Seksual: Individu mencari pasangan seksual yang sesuai dengan identitas seksualnya. 3. Kemampuan Mencintai dan Berempati: Individu mengembangkan kemampuan untuk mencintai dan berempati dengan orang lain, terutama dengan pasangan seksualnya. 4. Identitas Seksual: Individu mengembangkan identitas seksual yang stabil dan sesuai dengan jenis kelaminnya. 5. Kemampuan untuk Berhubungan: Individu mengembangkan kemampuan untuk berhubungan dengan lawan jenis secara sehat dan produktif. 6. Kemampuan untuk Mengatur...

Tahap Perkembangan Tahap Latensi Akhir

Gambar
TAHAP LATENSI AKHIR MENURUT SIGMUND FREUD oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. Rabu, 21 Januari 2026 A. Pengertian Tahap Latensi Akhir adalah subtahap ketiga dari Tahap Latensi (6-12 tahun) menurut Sigmund Freud. Pada tahap ini, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan sosial dan intelektual mereka, serta memahami aturan-aturan masyarakat. B. Karakteristik Tahap Latensi Akhir 1. Mengembangkan kemampuan sosial: - Anak-anak mulai memahami aturan-aturan masyarakat dan mengembangkan kemampuan untuk mengikuti aturan-aturan tersebut (Erikson, 1950). - Mereka mulai mengembangkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain dan memahami perasaan orang lain (Freud, 1923). 2. Mengembangkan kemampuan intelektual: - Anak-anak mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir logis dan memecahkan masalah (Piaget, 1952). - Mereka mulai mengembangkan kemampuan untuk mengontrol impuls dan mengembangkan kemampuan untuk menunggu kepuasan (Freud, 1933). 3. Mengembangkan identitas: - Anak-anak mulai mengembangkan identit...

Tahap Perkembangan Pada Tahap Latensi Tengah

Gambar
Tahap Latensi Tengah oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. Selasa, 20 Januari 2026 A. Pengertian Tahap Latensi Tengah adalah subtahap kedua dari Tahap Latensi (6-12 tahun) menurut Sigmund Freud. Pada tahap ini, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan sosial dan intelektual mereka, serta memahami aturan-aturan masyarakat. B. Karakteristik Tahap Latensi Tengah 1. Mengembangkan kemampuan sosial: - Anak-anak mulai memahami aturan-aturan masyarakat dan mengembangkan kemampuan untuk mengikuti aturan-aturan tersebut (Erikson, 1950). - Mereka mulai mengembangkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain dan memahami perasaan orang lain (Freud, 1923). 2. Mengembangkan kemampuan intelektual: - Anak-anak mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir logis dan memecahkan masalah (Piaget, 1952). - Mereka mulai mengembangkan kemampuan untuk mengontrol impuls dan mengembangkan kemampuan untuk menunggu kepuasan (Freud, 1933). 3. Mengembangkan ego: - Anak-anak mulai mengembangkan ego mereka dan memahami perbeda...

Tahap Latensi Awal Menurut Sigmund Freud

Gambar
Tahap Latensi Awal oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. A. Pengertian Tahap Latensi Awal adalah subtahap pertama dari Tahap Latensi (6-12 tahun) menurut Sigmund Freud. Pada tahap ini, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan sosial dan intelektual mereka. B. Karakteristik Tahap Latensi Awal 1. Mengembangkan kemampuan sosial: - Anak-anak mulai memahami aturan-aturan masyarakat dan mengembangkan kemampuan untuk mengikuti aturan-aturan tersebut (Freud, 1923). - Mereka mulai mengembangkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain dan memahami perasaan orang lain (Erikson, 1950). 2. Mengembangkan kemampuan intelektual: - Anak-anak mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir logis dan memecahkan masalah (Piaget, 1952). - Mereka mulai mengembangkan kemampuan untuk mengontrol impuls dan mengembangkan kemampuan untuk menunggu kepuasan (Freud, 1933). 3. Mengembangkan ego: - Anak-anak mulai mengembangkan ego mereka dan memahami perbedaan antara diri sendiri dan orang lain (Freud, 1923). - Mereka mulai m...

Tahap Perkembangan Manusia Pada Tahap Phallic

Gambar
oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. Sabtu, 17 Januari 2026 A. Definisi Tahap Phallic Tahap phallic adalah tahap di mana anak-anak mengalami perubahan dalam perkembangan seksual dan identitas gender, dan mereka mulai mengembangkan perasaan cinta dan ketertarikan pada orang tua yang berlawanan jenis kelamin. Tahap phallic adalah tahap ketiga dalam teori perkembangan psikoseksual Sigmund Freud, yang terjadi pada usia 3-6 tahun. Pada tahap ini, anak-anak mengalami perubahan dalam perkembangan seksual dan identitas gender. B. Karakteristik Tahap Phallic 1. Kompleks Oedipus: Anak laki-laki mengalami perasaan cinta dan ketertarikan pada ibu, dan merasa bahwa ayah adalah saingan. 2. Kompleks Elektra: Anak perempuan mengalami perasaan cinta dan ketertarikan pada ayah, dan merasa bahwa ibu adalah saingan. 3. Identitas gender: Anak-anak mulai mengembangkan identitas gender dan memahami perbedaan antara laki-laki dan perempuan. 4. Perkembangan moral: Anak-anak mulai mengembangkan moralitas dan memahami konse...

Tahap Anal Menurut Sigmund Freud

Gambar
Tahap Anal (1-3 Tahun)  Menurut Sigmund Freud oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. Kamis, 15 Januari 2026 A. Definisi Tahap Anal Tahap anal adalah suatu tahap dalam perkembangan psikososial manusia di mana anak-anak belajar untuk mengontrol buang air besar dan kecil, serta mengembangkan kemampuan untuk menunda kepuasan dan mengikuti aturan-aturan. Tahap anal menurut Sigmund Freud adalah tahap kedua dalam perkembangan psikososial manusia, yang terjadi pada usia 1-3 tahun. Pada tahap ini, anak-anak memperoleh kepuasan melalui kontrol atas buang air besar dan kecil. B. Karakteristik  Karakteristik tahap anal menurut Sigmund Freud adalah sebagai berikut: 1. Kontrol atas buang air besar dan kecil: Anak-anak pada tahap anal belajar untuk mengontrol buang air besar dan kecil, serta mengembangkan kemampuan untuk menunda kepuasan dan mengikuti aturan-aturan. 2. Konflik dengan orang tua: Anak-anak pada tahap anal mengalami konflik dengan orang tua tentang aturan-aturan kebersihan dan disiplin. 3. P...

Scarcity Absolute

Gambar
oLeh : SRI RAHAYU, S.Pd. A. Definisi Scarcity absolut adalah keadaan di mana sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan manusia, bahkan jika sumber daya tersebut digunakan secara optimal. Scarcity absolut terjadi ketika jumlah sumber daya yang tersedia lebih kecil daripada jumlah kebutuhan dan keinginan manusia. B. Ciri-ciri Scarcity Absolut Scarcity absolut memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat diidentifikasi, yaitu: 1. Sumber daya yang terbatas: Scarcity absolut terjadi karena sumber daya yang tersedia terbatas. Hal ini berarti bahwa jumlah sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan manusia. 2. Kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas: Kebutuhan dan keinginan manusia tidak terbatas, sehingga sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan tersebut. 3. Tidak ada alternatif: Scarcity absolut tidak dapat diatasi dengan menggunakan alternatif lain, karena sumber daya yan...

Tahap Oral Menurut Sigmund Freud

Gambar
oleh : SRI RAHAYU, S.Pd. A. Definisi Tahap oral adalah tahap pertama dalam teori perkembangan psikoseksual Sigmund Freud, yang terjadi pada masa kanak-kanak awal (0-1 tahun). Pada tahap ini, anak-anak memperoleh kepuasan melalui mulut, seperti menyusu dan makan. B. Karakteristik Tahap Oral Karakteristik tahap oral menurut Sigmund Freud adalah: - Kebutuhan yang kuat untuk menyusu dan makan: Anak-anak pada tahap oral memiliki kebutuhan yang kuat untuk menyusu dan makan, karena mereka masih dalam proses perkembangan dan memerlukan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang. - Memperoleh kepuasan melalui mulut: Anak-anak pada tahap oral memperoleh kepuasan melalui mulut, seperti mengisap jari atau benda lainnya, karena mereka belum memiliki kemampuan untuk memperoleh kepuasan melalui cara lain. - Ketergantungan yang kuat pada orang tua atau pengasuh: Anak-anak pada tahap oral memiliki ketergantungan yang kuat pada orang tua atau pengasuh, karena mereka masih dalam proses perkembangan dan memerluk...

Yuk Mengenal Ego Dalam Teori Psikoanalisis

Gambar
oleh : SRI RAHAYU, S.Pd Senin, 12 januari 2026 A. Definisi Ego Ego adalah komponen kepribadian yang berfungsi sebagai mediator antara Id dan Superego. Ego bertanggung jawab untuk mengatur dan mengintegrasikan kebutuhan-kebutuhan Id dengan tuntutan-tuntutan realitas dan moralitas Superego (Freud, 1923). B. Fungsi Ego Ego memiliki beberapa fungsi yang penting, yaitu: 1. Persepsi: Ego membantu individu untuk memahami dan menginterpretasikan lingkungan sekitar (Freud, 1915). - Contoh: Ego membantu individu untuk memahami bahwa suara keras di luar adalah suara mobil, bukan suara monster. 2. Memori: Ego membantu individu untuk mengingat dan mengakses informasi yang relevan (Freud, 1920). - Contoh: Ego membantu individu untuk mengingat alamat rumah sendiri. 3. Emosi: Ego membantu individu untuk mengatur dan mengkontrol emosi-emosi yang dirasakan (Freud, 1933). - Contoh: Ego membantu individu untuk mengontrol rasa marah ketika terjebak dalam lalu lintas. 4. Impuls kontrol: Ego membantu individ...